Master Nasional dan FIDE Ikut Meriahkan Turnamen Catur Lampung1.com

BANDAR LAMPUNG, koranpagi.co-Turnamen Catur Lampung1.com bakal semakin seru. Pasalnya, selain persiapan mantap 100 %, juga empat master nasional dan Fédération Internationale des Échecs (FIDE) ikut memeriahkan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-3  Lampung1.com.

Ketua Pelaksana Turnamen Catur Lampung1.com, Masdari menjelaskan, ajang turnament catur lampung1.com semakin seru dan menarik, karena selain empat master nasional, seperti Said Anshori, Edi. Juga Fédération Internationale des Échecs (FIDE) Adi Margana turut hadir.

” Semua teman-teman pada turun dan hadir, hampir semua rata-rata yang datang juga dari kabupaten/kota ikut meramaikan turnament catur pada hari ini,” ucap Masdari saat acara tersebut di Gedung SDN 1 Sukamaju, Telukbetung Timur, Bandar Lampung, Minggu (28/04/2019).

Turnament catur ini juga, sambung Masdari, berkat kerjasama tim dari teman-teman Percasi Kota Bandar Lampung, yang di jabat sementara oleh Plt. Hendri Gere, MN.

” Pada intinya, semua ini berkat kerjasama tim dari rekan-rekan pecatur baik itu komunitas pecatur maupun Komunitas dari Kota Bandar Lampung,”kata dia.

Untuk itu, lanjut Masdari, Mari sukseskan jalannya turnamen catur Lampung1.com karena kegiatan ini, selain dalam rangka HUT ke-3 Lampung1.com, juga perkuat silaturahmi dan komunitas antar pecatur lampung.

” Harapan untuk mencari bibit terbaik, sekaligus menambah pengalaman di jam terbang, terutama buat Pengprov Lampung sendiri,” ucapnya.

Selain itupula, jelas Masdari, melalui turnamen catur lampung1.com berharap terinspirasi buat atlit-atlit catur bahwa atlit pecatur lampung ini sangat banyak. Cuma mereka ini kurang pembinaan dininya saja yang sangat kurang dan minim pembinaan.

” Mudah-mudahan dengan pembinaan acara seperti ini Pengprov Catur Lampung bisa memperhatikan atlit-atlit Lampung, karena hal ini sering berkaca dari pecatur seluruh Indonesia,” ujar dia.

Karena, kata Masdari, semakin banyak bertanding itu, semakin banyak jam terbang. 

” Itu pula semakin bagus untuk atlit, karena di Lampung itu kendalanya ada dua yakni pembinaan dini sangat kurang, terus jam terbang sangat minim,” pungkasnya. (din/red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply