Notice: Constant DISALLOW_FILE_EDIT already defined in /home/u0088396/public_html/koranpagi.co/wp-config.php on line 97
Ditandai Pelepasan Balon, Kepala SMPN 2 Pesawaran Lepas 284 Siswa | koranpagi

20 Sep, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Ditandai Pelepasan Balon, Kepala SMPN 2 Pesawaran Lepas 284 Siswa

PESAWARAN, koranpagi.co-Perpisahan keluarga besar SMPN 2 Pesawaran dengan kelas 9 ditandai pelepasan balon, berbagai kreasi seni tari budaya mewarnai kemeriahan pelepasan 284 peserta didik tahun ajaran 2018/2019 berlangsung di halaman sekolah setempat, Sabtu (04/05/2019). Tidak itu saja dai cilik pun turut ditampilkan oleh Cahyo Afriansyah.

Dengan begitu Kepala SMPN 2 Pesawaran, Alfu Zamratin, M.Pdi menyampaikan pesan bahwa apa yang diberikan bapak ibu guru di sekolah menjadikan itu sebuah motivasi, jadikan sebagai sebuah bekal.

Karena, sambung Alfu kepada 284 peserta didik kelas 9, anak-anak masa depan kalian masih panjang, mimpi-mimpi kalian masih jauh.

” Mimpi itu bukan sesuatu yang tidak mungkin, kalian punya mimpi, maka mimpi itu kalian harus wujudkan. Dan keluar dari SMPN 2 Pesawaran kalian belum sampai untuk mencapai mimpi kalian, masih jauh yang harus kalian lakukan,” ucap Kepala SMPN 2 Pesawaran.

Anak anakku kelas 9, lanjut Alfu, mungkin yang diberikan bapak/ibu kalian, ilmu yang diberikan bapak/ibu kalian itu belum cukup, belum cukup baru sedikit sekali.

” Jadi saya mohon tolong kembangkan lagi, anak-anakku ” KEPO” nya harus terus kalian lakukan,” pesan  Kepala SMPN 2 Pesawaran itu.

Lebih lanjut dijelaskan Kepala SMPN Pesawaran bahwa KEPO adalah Kembangkan Potensi kalian, jadi jiwa “KEPO” kalian harus selalu ada dalam diri kalian.

” Karena di SMA nanti, dimanapun kalian sekolah. Pasti sekolah akan memberikan fasilitas, sekolah akan memberikan wahana buat kalian untuk mengembangkan potensi,” jelasnya.

Lebih dari itu, Afu mengatakan pihaknya punya misi dan hal ini perlu bapak/ibu ketahui juga bahwa SMPN 2 Pesawaran berusaha memberikan wahana kepada anak-anak untuk kembangkan potensi dengan fasilitasnya dan motivasi yang telah diberikan kepada anak didik.

” Jadi kami mohon doanya, menjadi lebih baik lagi SMPN 2 Pesawaran dan mengucapkan permohonan maaf, terakhir pesan saya jaga nama baik sekolah. Kalian nanti ketika lulus 100 %, dan keluar dari SMPN 2 Pesawaran jaga nama baik sekolah, bagaimanapun juga kalian pernah dididik dan mengenyam pendidikan, sampai kapan pun almamater itu melekat dihati kalian,” terangnya.

Lebih dari itu, Alfu berharap mereka diterima disekolah-sekolah yang masih negeri terutama SMA-SMA masih satu zonasi, karena sekarang sistem zonasi terutama SMAN 1. 

” Ya mudah-mudahan banyak anak-anak kami yang bisa diterima disitu, kalau pun mereka keluar dari zonasi, paling tidak, mereka harus tetap membawa nama baik sekolah walaupun, tidak harus menjadi juara, tapi setidaknya mereka bisa mewarnai sekolah itu,” jelasnya.

Menurut Alfu, kiat mendidik dan membina prestasi anak-anak itu dipercayakan kepada para guru-guru, yang mempunyai potensi.

” Misalkan seperti dibidang kesenian, tentunya dipercayakan kepada guru-guru yang punya potensi bidang seni untuk melatih mereka,” kata dia lagi.

Jadi tambah Alfu, murni pelatihnya para guru semua dari SMPN 2 Pesawaran, kemudian karate ada yang memang dibina oleh pembina disini.

” Ada juga, mereka punya pembina dari luar sekolah, seperti untuk olahraga dan sebagainya, tapi tetap berusaha kembangkan potensi anak didik kami agar terwujud impian mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya. (Din/red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply