Jurus KEPO, SMPN 2 Pesawaran Luluskan Siswa Berprestasi

PESAWARAN, koranpagi.co-Mewujudkan sekolah unggulan dan berprestasi, SMPN 2 Pesawaran terus menggali potensi siswa seperti halnya ditahun ajaran 2018/2019 melahirkan sebanyak 284 peserta didik yang telah dilepas dan siap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. 

” Melalui program KEPO (Kembangkan Potensi) wujudkan SMPN 2 Pesawaran lebih maju dan melahirkan kelulusan siswa berprestasi,” jelas Kepala SMPN 2 Pesawaran, Alfu Zamratin, M.Pdi usai pelepasan 284 siswa/i di Halaman SMPN 2 Pesawaran, Teluk Pandan, Pesawaran, Sabtu (04/05/2019).

Menurutnya, hal ini sesuai dengan temanya, maka diangkat banyak dari kreasi-kreasi anak-anak terutama kreasi budaya dari daerah.

” Bukti potensi dan bakat siswa yang ditampilkan, jadi yang kami tampilkan disini memang menunjukkan keanekaragaman yang ada di sekolah kami,” ucap Kepala SMPN 2 Pesawaran.

Selain itu pula, diakui Alfu bahwa memang disini sebenarnya mempunyai program unggulan, diantaranya kreativitas anak baik dari seni tari, tahfidh Al qu’an, termasuk juga ceramah. 

“Memang mereka kami persiapkan untuk Pentas Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) ini rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali, salah satunya ceramah atau pidato,” katanya.

Jadi jelas Alfu, anak-anak itu memang mereka dirohisnya sudah seperti itu dari karya anak-anak yang layak ditonjolkan, karena setiap hari senin buka empat setiap bulannya itu ada pensi. Nah pensi itu diwakili masing-masing kelas secara bergiliran, misalkan bulan ini kelas 9.1 atau kelas 9.2. 

” Apa yang mereka tampilkan ada yang menampilkan karate, ada yang sorosop, ada yang tari, ada yang hafal al’qur’an atau tahfidz, ada juga yang ceramah. Jadi sesuai dengan kreatifitas mereka, kemampuan mereka dan potensi mereka, jadi yang kami tampilkan disini,” jelasnya.

Seperti halnya, lanjut Alfu, dai cilik Irsan Fauzi, dari kelas 8, Cahyo Afriansyah kelas 8 dan kebetulan anak-anak itu dari kelas 8 semua, dan hal ini sesuai dengan kelas peminatan, jadi dikelas 8 ini mayoritas peminatnya dibidang keagamaan, termask yang Saritilawah, masih ada lagi kelas 7.6 hafidz al qu’an.

” Tapi memang mereka tidak semua dari kami pembinanya, ada khusus dari luar, karena sudah ada di basicnya mereka, sudah punya bekal jadi kami hanya mengundangkan mereka dan wadahnya disini,” ujarnya.

Lebih dari itu Alfu menjelaskan, prestasi diraih anak-anak disini dari kelas 8 dan terakhir kemarin meraih juara tiga O2SN tingkat kabupaten pada bulan April 2019 cabang karate.

” Meski begitu kami masih terus menggali potensi anak-anak baik dari ekstrakulikuler pramuka, PMR, dan kemarin terakhir juara umum yakni juara favorit tingkat Provinsi tahun 2019 meraih juara bergilir, bidang ekstrakulikuler PMR digelar di SMPN 2 Bandar Lampung. Apalagi bidang kepramukaan tentu banyaklah, sampai saya enggak hafal juara yang diraih anak-anak prestasi itu,” ujarnya.

Kemudian, sambung Alfu, ada kelas intensif dan meski sebenarnya program kepala sekolah terdahulu, tapi sampai sekarang masih berjalan, tetapi untuk tahun kedepan mungkin tidak hanya satu, atau dua kelas saja untuk yang mereka miliki komputer, atau laptop.

” Karena di 2019 nanti ada informatika, paling enggak anak-anak harus memiliki, walaupun begitu kami tidak memaksa. Tetapi kalau kelas unggulan tetap kami prioritaskan dalam arti mereka tetap mendapat jam tambahan untuk IT,” ujarnya.

Keberhasilan ini juga, tambah Alfu, tentunya selalu transparan dengan melibatkan komite sekolah, apapun bentuknya seperti kemarin melaksanakan UNBK dengan 22 unit laptop, dan dibantu peminjaman laptop kepada walimurid ke anak-anak sepengetahuan komite.

” Komite terlibat untuk memberikan pemahaman, kepada walimurid supaya mereka juga memberikan sumbangsihnya terhadap sekolah, kemudian seperti bangunan fisik, kami tidak pernah memegang sendiri, semuanya direncanakan oleh komite dikelola oleh komite, pembangunannya oleh komite,” tutupnya. (din/red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply