Notice: Constant DISALLOW_FILE_EDIT already defined in /home/u0088396/public_html/koranpagi.co/wp-config.php on line 97
Catut Nama Gubernur Terpilih, Pembuat Akun Facebook Dipolisikan | koranpagi

19 Sep, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Catut Nama Gubernur Terpilih, Pembuat Akun Facebook Dipolisikan

BANDAR LAMPUNG, koranpagi.co-Menjelang pelantikan atau pengambilan sumpah dan jabatan sebagai Gubernur  Provinsi Lampung Periode 2019 -2024, ditenggarai adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membuat akun media sosial (medsos) berupa facebook.

Pembuat akun tersebut menggunakan nomor handphone melalui aplikasi What’s App (WA), atas nama dan foto-foto Gubernur Lampung Ir.¬† H. Arinal Djunaidi, karena itu melalui kuasa hukumnya melaporkan ke Polda Lampung, pada Kamis (30/05/2019).

Kuasa Hukum Gubernur terpilih yakni Yuhadi, SHI (Ketua DPD II Partai Golkar Bandar Lampung) dan Gindha Ansori Wayka (Bakum HAM Partai Golkar Lampung) telah melaporkan hal tersebut untuk mengantisipasi ada pihak dari masyarakat Lampung yang dirugikan.

” Akun Facebook dan Nomor WA tersebut telah melawan Hukum (mencatut) yang diduga akan disalahgunakan kepada sejumlah pihak,” ucap Yuhadi.

Menurutnya, pembuat akun tersebut diduga untuk melakukan penipuan atau penyalahgunaan pencatut akun atas nama dan foto-foto Gubernur Lampung Ir.  H. Arinal Djunaidi.

” Maka dari itu sebagai tindaklanjut dari upaya tersebut untuk meringkus pelaku yang telah mengatasnamakan Gubernur Lampung Ir.  H.  Arinal Djunaidi, maka perbuatan pelaku telah dilaporkan di Polda Lampung dengan Nomor Laporan Polisi : LP /B-749/V/2019/LPG/SPKT Tanggal 30 Mei 2019,” jelas Yuhadi.

Lebih dari itu Yuhadi menginformasikan kepada masyarakat Lampung bahwa Gubernur Lampung Ir.  H.  Arinal Djunaidi tidak memiliki akun facebook dan akun yang digunakan oleh pelaku untuk menipu yakni akun facebook atas nama Hi.  Arinal dan untuk nomor WA dengan nomor 081367217781.

” Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Lampung harus berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Lampung Ir.  H.  Arinal Djunaidi,” terangnya.

Yuhadi kembali menambahkan, dan apabila ada hal yang mencurigakan adanya pihak yang melakukan perbuatan serupa.

” Mohon dikonfirmasi terlebih dahulu kepada orang-orang terdekat Gubernur Lampung Ir.  H.  Arinal Djunaidi dalam hal ini keluarga terkait kebenaran informasi tersebut,” tandas Ketua DPD II Partai Golkar Bandar Lampung itu.

Dikesempatan itu juga ditegaskan Gindha Ansori Wayka bahwa perbuatan tersebut pelaku diancam melanggar Pasal 35 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

” Regulasi itu menyebutkan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, pengerusakan Informasi Elektronik,” ucapnya.

Dan/atau, sambung Anshori, Dokumen Elektronik dengan tujuan agar Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik,” sambung Anshori.

Dan tentunya tambah Anshori, hal tersebut ancaman hukumannya, yakni ada di dalam Pasal 51 Ayat (1) berbunyi bahwa setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 tersebut.

” Dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah),” pungkasnya. (red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply