Notice: Constant DISALLOW_FILE_EDIT already defined in /home/u0088396/public_html/koranpagi.co/wp-config.php on line 97
Wagub Nunik Bangga Anak Lampung Jadi Juri Internasional | koranpagi

15 Sep, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Wagub Nunik Bangga Anak Lampung Jadi Juri Internasional

BANDAR LAMPUNG, koranpagi.co-Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) menyampaikan rasa bangga kepada anak lampung, Luthfiyya Dyah Rhainaratri terpilih menjadi juri pada ajang Busan International Kids and Youth (BIKY) Film Festival 2019 ke-14, di Busan Korea Selatan.

Luthfiyya Dyah Rhainaratri merupakan juri Internasional dari Indonesia asal Lampung dalam ajang festival film anak muda terbesar di dunia yang akan berlangsung pada tanggal 9 sampai 15 Juli 2019 di Busan Cinema Center, Culture and Ice Sports Center Buk-Gu, Busan Community Media Center.

“Tentu saya sampaikan rasa bangga, dan ucapan selamat serta mendoakan semoga sukses atas terpilihnya adik kita asal Lampung ini sebagai juri di acara BIKY Film Festival 2019,” ujar Wagub Nunik saat menerima audiensi dari Luthfiyya Dyah Rhainaratri juri internasional pada ajang BIKY Film Festival 2019, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (03/07/2019).

Wagub Nunik menyampaikan tentu akan mendukung penuh Luthfiyya, karena telah menjadi wakil Indonesia asal Lampung yang mampu berkiprah dikancah internasional.

“Nanti kita bisa bertemu kembali, kalau Luthfiyya sudah pulang ke Lampung,” kata Nunik.

Fiyya sapaan Luthfiyya (18) sendiri merupakan alumni siswi dari SMK Negeri 5 Bandar Lampung jurusan Kriya Kayu. Dia terpilih sebagai salah satu dari dua delegasi juri asal Indonesia, dimana salah satunya berasal Provinsi Bali.

Sang ayah, Ivan Bonang mengatakan bahwa Fiyya sendiri memang telah aktif dalam dunia perfilman.

Sebut saja keterlibatannya dalam produksi film dari TVRI Lampung seperti “Sahabat Alam” (2013) dan “Gamolan” (2014). Fiyya juga merupakan anggota dari salah satu komunitas film yang aktif di Lampung, yaitu Klub Nonton.

BIKY sendiri setiap tahunnya memang menjaring dari seluruh negara untuk membuka kesempatan bagi filmmaker muda usia 13 hingga 18 tahun dari berbagai negara untuk terlibat dalam kegiatan ini.

Baik sebagai applicant film, peserta film camp, dan juri bagi film yang di submit ke festival tersebut.

Tahun ini, akan ada sebanyak 176 film yang terdaftar dari seluruh negara yang akan dinilai pada BIKY Film Festival 2019 ke-14.

“Kita daftar ke email pihak BIKY, dan kebetulan Fiyya ini memang aktif sejak kecil didunia film, jadi mungkin lebih paham dan tahu tentang film. Sebagai wakil dari Indonesia asal Lampung, saya pikir harus ketemu Ibu Wakil Gubernur, karena ini anak Lampung lolos sebagai juri di Film Internasional di Korsel, ini merupakan prestasi yang cukup baik,” katanya.(rls/red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply