Notice: Constant DISALLOW_FILE_EDIT already defined in /home/u0088396/public_html/koranpagi.co/wp-config.php on line 97
Aktivitas Tambang Batu Merambah Kawasan Air Terjun Curup Gangsa Patut Ditindaktegas | koranpagi

10 Des, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Aktivitas Tambang Batu Merambah Kawasan Air Terjun Curup Gangsa Patut Ditindaktegas

BANDAR LAMPUNG, koranpagi.co-Aktivitas tambang batu belah di Desa Kota, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, merambah kawasan zonasi cagar alam wisata air terjun Curup Gangsa, patut ditindaktegas.

Koordinator Jaringan Kelola Ekosistem Lampung (JKEL), Almuheri menyampaikan, selain aktivitasnya liar, juga tanpa kejelasan perizinan pertambangan tersebut.

” Dimana kegiatannya berada diatas aliran air Terjun Curup Gangsa, sehingga menjadi kekhawatiran kami dari dampak aktivitas tersebut,” ujar Almuheri, Selasa (06/07/2019).

Menurutnya, jika didiamkan dan tidak ditindak adanya aktivitas tambang tersebut barang tentu hanya tinggal cerita atas keberadaan destinasi wisata cagar alam itu.

” Yangmana wilayah tersebut menjadi salah satu destinasi wisata andalan Provinsi Lampung, yang sudah ditetapkan sebagai zonasi inti,” kata dia.

Lebih dari itu lanjut Almuheri, aktivitas tambang batu belah itu berakibatkan membawa dampak negatif bagi kelestarian dan keselamatan cagar alam tersebut, bahkan tidak alami lagi dari kejernihan airnya.

 ” Dimana lokasi itu sudah ditetapkan sebagai tata ruang wilayah cagar alam, bukan lokasi untuk pertambangan batu, yang seharusnya tidak beroperasi di kawasan tersebut,” jelas Almuheri.

Lebih dari itu, Almuheri menegaskan, semestinya dijaga dan dirawat  kelestarian dan ekosistem sekitar kawasan tersebut beserta isinya agar tetap alami sebagai destinasi wisata andalan Lampung.

” Tetapi jika hal itu didiamkan atas  aktivitas tambang batu tersebut, barang tentu menjadi cerita dan lambat laun tak ada lagi andalan wisata favorit bagi Kabupaten Waykanan,” ujar Koordinator JKEL tersebut.

Terlebih, lanjut Heri, tak ada lagi wisatawan berkunjung ke wisata air terjun tersebut, lantaran airnya tak jernih bahkan tercemari akibat dampak dari aktivitas tambang batu tersebut.

” Maka dari itulah kekhawatiran kami tersebut agar pihak aparat penegak hukum bersama jajaran pemerintah kabupaten Way Kanan untuk segera menindaktegas dan menghentikan aktivitas tambang batu tersebut,” tandasnya. (din/red).

About The Author

Related posts

Leave a Reply